Live News
Medianasional
Ekonomi

Pentagon Ungkap Fakta Pahit, Jangan Harap Petaka Hormuz Cepat Berakhir

Sumber: CNBC3 jam lalu
Pentagon Ungkap Fakta Pahit, Jangan Harap Petaka Hormuz Cepat Berakhir

Jakarta, CNBC Indonesia - Ketidakpastian di jalur energi paling vital dunia kian membayangi pasar global, setelah muncul perkiraan bahwa pemulihan penuh Selat Hormuz dari ancaman ranjau bisa memakan waktu berbulan-bulan bahkan jika perang berakhir. Sebuah penilaian Pentagon menyebutkan bahwa proses untuk sepenuhnya membersihkan Selat Hormuz dari ra...

Jakarta, CNBC Indonesia - Ketidakpastian di jalur energi paling vital dunia kian membayangi pasar global, setelah muncul perkiraan bahwa pemulihan penuh Selat Hormuz dari ancaman ranjau bisa memakan waktu berbulan-bulan bahkan jika perang berakhir.

Sebuah penilaian Pentagon menyebutkan bahwa proses untuk sepenuhnya membersihkan Selat Hormuz dari ranjau yang diduga dipasang Iran dapat memakan waktu hingga 6 bulan. Laporan tersebut, yang dikutip oleh Washington Post dan AFP, menegaskan bahwa kondisi ini berpotensi menjaga harga minyak tetap tinggi dalam jangka waktu yang lebih lama.

Selat Hormuz, jalur sempit yang menjadi nadi perdagangan energi dunia, praktis tertutup sejak pecahnya perang antara Amerika Serikat, Israel, dan Iran. Penutupan ini telah mendorong lonjakan harga minyak dan gas sekaligus mengguncang perekonomian global.

Dalam kondisi normal, sekitar seperlima pasokan minyak dan gas dunia melewati selat tersebut. Namun selama masa gencatan senjata yang rapuh, jalur itu tetap sebagian besar tertutup, terlebih dengan adanya blokade yang diberlakukan oleh Amerika Serikat.

Artikel ini menampilkan ringkasan editorial dan kutipan singkat dengan atribusi ke sumber asli.