Live News
Medianasional
Ekonomi

Perundingan AS-Iran Buntu, Waktunya China Beraksi

Sumber: CNBC1 jam lalu
Perundingan AS-Iran Buntu, Waktunya China Beraksi

Jakarta, CNBC Indonesia - China disebut semakin dilirik untuk memainkan peran lebih besar dalam meredakan konflik nuklir Iran. Hal ini terjadi di tengah mandeknya perundingan antara Teheran dan Amerika Serikat (AS). Seorang filantropis sekaligus pengusaha yang dekat dengan negosiator Iran, Mohamed Amersi, mengungkapkan bahwa Teheran berharap Beijin...

Jakarta, CNBC Indonesia - China disebut semakin dilirik untuk memainkan peran lebih besar dalam meredakan konflik nuklir Iran. Hal ini terjadi di tengah mandeknya perundingan antara Teheran dan Amerika Serikat (AS).

Seorang filantropis sekaligus pengusaha yang dekat dengan negosiator Iran, Mohamed Amersi, mengungkapkan bahwa Teheran berharap Beijing dapat menjadi mediator utama, bahkan hingga mengambil alih uranium yang diperkaya tinggi milik Iran.

"Iran benar-benar menginginkan China," kata Amersi, seperti dikutip dari Newsweek, Selasa (28/4/2026). "Jika China ingin dihormati sebagai kekuatan global yang sedang naik, mereka harus bertindak. Mereka perlu menyampaikan kebenaran kepada Iran, lalu berbicara dengan AS dari posisi saling percaya."

Meski gencatan senjata telah tercapai dalam konflik yang mengguncang ekonomi global akibat gangguan ekspor minyak Timur Tengah, negosiasi antara AS dan Iran masih buntu. Kedua pihak bertahan pada tuntutan masing-masing.

Artikel ini menampilkan ringkasan editorial dan kutipan singkat dengan atribusi ke sumber asli.