RI Ternyata Produksi Panel Surya 11 GW, Separuhnya Diekspor ke AS

Jakarta, CNBC Indonesia - Indonesia ternyata telah memiliki kapasitas produksi panel surya yang cukup besar, bahkan mencapai sekitar 11 gigawatt (GW) per tahun. Namun demikian, industri panel surya dalam negeri saat ini tengah menemui tantangan tersendiri. Anggota Dewan Energi Nasional (DEN) Sripeni Inten Cahyani mengatakan total kapasitas produksi...
Jakarta, CNBC Indonesia - Indonesia ternyata telah memiliki kapasitas produksi panel surya yang cukup besar, bahkan mencapai sekitar 11 gigawatt (GW) per tahun. Namun demikian, industri panel surya dalam negeri saat ini tengah menemui tantangan tersendiri.
Anggota Dewan Energi Nasional (DEN) Sripeni Inten Cahyani mengatakan total kapasitas produksi panel surya nasional berasal dari kombinasi produksi domestik sekitar 5 GW dan kapasitas yang sebelumnya dialokasikan untuk ekspor sekitar 6 GW.
Namun demikian, sebagian besar produksi yang ditujukan untuk ekspor kini tidak dapat terserap, menyusul kebijakan dari Amerika Serikat yang mengenakan tarif tinggi terhadap produk panel surya impor.
"Jadi totalnya ada 11 GW produksi PLTS nasional yang sebagian dulunya bisa ekspor ke Amerika dan lain-lain, sekarang di-banned dengan kasih pajak ada yang 120, ada yang 80 persen. Gila nggak? Jadi mereka nggak bisa pergi ke sana," kata Sripeni di Jakarta Selasa (21/4/2026).