Live News
Medianasional
Olahraga

Sinner raih gelar Monte-Carlo dan posisi No.1 dunia

Sumber: ANTARA Kupang6 jam lalu
Sinner raih gelar Monte-Carlo dan posisi No.1 dunia

Jakarta (ANTARA) - Petenis Italia Jannik Sinner meraih trofi ATP Masters 1000 pertamanya di tanah liat Monte-Carlo Masters sekaligus menempati posisi No.1 dunia setelah mengalahkan rival beratnya Carlos Alcaraz dengan 7-6(5), 6-3, Minggu (12/4).Pertandingan besar itu merupakan pertemuan pertama mereka sejak November, ketika Sinner meraih kemenangan...

Jakarta (ANTARA) - Petenis Italia Jannik Sinner meraih trofi ATP Masters 1000 pertamanya di tanah liat Monte-Carlo Masters sekaligus menempati posisi No.1 dunia setelah mengalahkan rival beratnya Carlos Alcaraz dengan 7-6(5), 6-3, Minggu (12/4).Pertandingan besar itu merupakan pertemuan pertama mereka sejak November, ketika Sinner meraih kemenangan di final Nitto ATP Finals. Dengan kemenangannya usai bertanding selama dua jam 15 menit, Sinner menjadi petenis kedua, bersama Novak Djokovic pada 2015, yang memenangi Miami dan Monte-Carlo secara berturut-turut."Kami datang ke sini untuk mencoba memainkan sebanyak mungkin pertandingan, mendapatkan umpan balik yang baik sebelum turnamen besar lainnya yang akan datang. Hari ini adalah level permainan yang tinggi dari kami berdua," kata Sinner usai pertandingan, dikutip dari ATP."Agak berangin, agak berembus kencang. Kondisi yang berbeda dari yang terjadi di turnamen sebelumnya. Hasilnya luar biasa. Kembali ke peringkat No. 1 sangat berarti bagi saya. Saya sangat senang memenangi gelar besar di permukaan ini. Saya belum pernah melakukannya sebelumnya dan ini sangat berarti bagi saya."Sinner memenangi set pertama dalam tie-break ketika Alcaraz melakukan kesalahan ganda yang merugikan di set point. Petenis berusia 24 tahun itu hanya berhasil memasukkan 51 persen servis pertamanya, kemudian bangkit dari ketertinggalan 1-3 di set kedua melawan Alcaraz, yang melakukan 45 kesalahan sendiri."Saya merasa berhasil dalam pengembalian bola dan merasa bola baru membantu saya, pergantian bola terjadi pada kedudukan 2-1, dan saya hanya mencoba untuk tetap fokus secara mental," ujar Sinner tentang comeback-nya di set kedua."Saya mencoba untuk terus berjuang. Saya merasa sedikit lelah, jadi saya mencoba untuk mempertahankan mentalitas yang tepat, jadi memenangi trofi ini sangat berarti bagi saya."Sinner adalah petenis ketiga dalam sejarah yang memenangi empat gelar ATP Masters 1000 berturut-turut, bergabung dengan Djokovic dan Rafael Nadal, yang merupakan pemenang rekor 11 kali di Monte-Carlo Masters."Sungguh mengesankan apa yang Anda capai saat ini," kata Alcaraz kepada Sinner selama upacara penyerahan trofi."Hanya satu orang yang memenangi "Sunshine Double" dan Monte-Carlo dan Anda sekarang menjadi yang kedua. Ini sesuatu yang luar biasa dan saya baru saja merasakan betapa sulitnya itu. Selamat atas segalanya dan kerja keras yang Anda lakukan bersama tim Anda."Sinner tidak kehilangan satu set pun dalam perjalanannya meraih gelar Masters 1000 di Paris, Indian Wells, dan Miami, menjadi petenis putra pertama yang meraih "Sunshine Double" (Indian Wells, Miami) tanpa kehilangan satu set pun.Unggulan kedua itu telah memenangi 17 pertandingan terakhirnya, menurut indeks menang/kalah ATP, dan sedang dalam rentetan kemenangan 22 pertandingan di turnamen Masters 1000.Sinner hanya kalah satu set di Monte-Carlo melawan Tomas Machac, mengakhiri catatan bersejarahnya dalam 37 set di level Masters 1000. Terakhir kali Sinner kalah dalam pertandingan di level ini adalah di Shanghai pada Oktober, ketika ia mengundurkan diri saat melawan Tallon Griekspoor.Alcaraz telah memenangi 17 pertandingan terakhirnya di lapangan tanah liat, sejak musim lalu ketika ia menang di Roma dan Roland Garros. Peraih 26 gelar di level tur itu mengalahkan Sinner di kedua final tersebut.Namun, petenis Spanyol yang memenangi Monte-Carlo pada 2025 itu tidak mampu menunjukkan konsistensi melawan Sinner di Monako kali ini. Sinner meningkatkan catatannya menjadi 2-3 dalam head to head di lapangan tanah liat dan 7-10 secara keseluruhan.Terakhir kali Sinner menduduki peringkat satu dunia adalah selama sepekan mulai 3 November lalu. Petenis asal San Candido itu meraihnya setelah memenangi Paris Masters, tetapi melepaskan posisi tersebut di awal ATP Finals.Alcaraz memasuki Monte-Carlo sebagai petenis peringkat satu dunia, menduduki puncak Peringkat ATP selama 66 pekan. Sinner juga berada di posisi No.1 dunia selama total 66 minggu. Kini ia akan memulai pekan ke-67 di peringkat satu dunia.Sinner pertama kali menjadi petenis No.1 dunia pada 10 Juni 2024 setelah edisi Roland Garros tahun itu. Dengan bertahan di posisi tersebut selama 65 pekan.Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Kalahkan Alcaraz, Sinner raih gelar Monte-Carlo dan posisi No.1 dunia

Pewarta : Arindra Meodia Editor: Anwar Maga COPYRIGHT © ANTARA 2026

Artikel ini menampilkan ringkasan editorial dan kutipan singkat dengan atribusi ke sumber asli.