Begini Bocoran Isi Pembelaan RI Soal Investigasi Dagang AS

Jakarta, CNBC Indonesia - Pemerintah tengah menyiapkan respons terhadap penyelidikan persoalan perdagangan oleh pemerintah Amerika Serikat mengenai praktik perdagangan kedua negara. Dalam persiapan tersebut, sejumlah menteri melakukan koordinasi, diantaranya Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Perdagangan Budi Sant...
Jakarta, CNBC Indonesia - Pemerintah tengah menyiapkan respons terhadap penyelidikan persoalan perdagangan oleh pemerintah Amerika Serikat mengenai praktik perdagangan kedua negara.
Dalam persiapan tersebut, sejumlah menteri melakukan koordinasi, diantaranya Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Perdagangan Budi Santoso, hingga Menteri Ketenagakerjaan Yassierli. Koordinasi dilakukan di Kantor Kemenko Ekonomi pada Senin (13/4/2026).
Kemenko Airlangga mengatakan ada dua hal penyelidikan yang sedang disiapkan tanggapan oleh pemerintah, yakni neraca perdagangan dengan AS dan dugaan kerja paksa.
"Pertama kan US menerapkan (Investigation Section) 301 dalam perdagangan yaitu melakukan penyelidikan terhadap ekspor Indonesia hal yaitu ekses kapasitas, jadi produksi yang berlebih. Dan yang kedua terkait dengan impor bahan baku yang terkait dengan forced labor," kata Airlangga ditemui di kantor Kemenko.