China Ngamuk Kapal Iran Disita, Langsung Sebut Ini Kepada Trump

Jakarta, CNBC Indonesia - Pemerintah China resmi buka suara mengenai tindakan Amerika Serikat (AS) yang menyita kapal berbendera Iran bernama Touska. Beijing menuntut agar pembicaraan damai antara Iran dan Amerika Serikat segera dimulai kembali setelah terjadinya insiden penyitaan kapal tersebut. Juru Bicara Kementerian Luar Negeri China, Guo Jiaku...
Jakarta, CNBC Indonesia - Pemerintah China resmi buka suara mengenai tindakan Amerika Serikat (AS) yang menyita kapal berbendera Iran bernama Touska. Beijing menuntut agar pembicaraan damai antara Iran dan Amerika Serikat segera dimulai kembali setelah terjadinya insiden penyitaan kapal tersebut.
Juru Bicara Kementerian Luar Negeri China, Guo Jiakun, menyampaikan sikap resmi pemerintah dalam sebuah konferensi pers untuk menanggapi tindakan militer Washington. Berdasarkan laporan kantor berita BBC News, China secara tegas menyatakan kekhawatirannya atas tindakan pencegatan paksa yang dilakukan oleh pasukan Amerika Serikat.
"China menyatakan keprihatinan atas pencegatan paksa kapal tersebut oleh pasukan AS," ujar Guo dalam konferensi pers tersebut dikutip Senin (20/4/2026).
Kementerian Luar Negeri China sebelumnya juga telah mengeluarkan pernyataan keras terkait aktivitas militer Amerika Serikat di perairan Timur Tengah. Beijing menilai langkah Amerika Serikat melakukan blokade angkatan laut di pelabuhan-pelabuhan Iran merupakan tindakan yang dapat merusak stabilitas global.