Live News
Medianasional
Ekonomi

Geger! Raksasa Pertahanan NATO Ketahuan "Layani" Satelit Militer China

Sumber: CNBC2 jam lalu
Geger! Raksasa Pertahanan NATO Ketahuan "Layani" Satelit Militer China

Jakarta, CNBC Indonesia - Sebuah investigasi mengejutkan dari Newsweek mengungkapkan bahwa perusahaan layanan satelit utama Eropa yang dimiliki oleh kontraktor pertahanan NATO, Kongsberg Satellite Services (KSAT), mengantongi izin untuk melayani puluhan satelit milik perusahaan China yang terkait erat dengan militer Beijing. Fakta ini memicu kekhaw...

Jakarta, CNBC Indonesia - Sebuah investigasi mengejutkan dari Newsweek mengungkapkan bahwa perusahaan layanan satelit utama Eropa yang dimiliki oleh kontraktor pertahanan NATO, Kongsberg Satellite Services (KSAT), mengantongi izin untuk melayani puluhan satelit milik perusahaan China yang terkait erat dengan militer Beijing.

Fakta ini memicu kekhawatiran besar di tengah memanasnya konfrontasi global yang melibatkan Amerika Serikat, Iran, dan Rusia.

Berdasarkan dokumen yang diperoleh dari Otoritas Komunikasi Norwegia (NKOM), KSAT diizinkan untuk berkomunikasi dengan 42 satelit milik Chang Guang Satellite Technology Co. Ltd. (CGSTL). Perusahaan asal China tersebut merupakan penyedia citra satelit komersial terbesar di Negeri Tirai Bambu yang didirikan bersama oleh pemerintah provinsi Jilin dan lembaga riset negara yang melayani pertahanan nasional China.

Keterlibatan perusahaan satelit komersial dalam konflik bersenjata kini tengah menjadi sorotan dunia, mulai dari perang Iran yang dipicu oleh AS dan Israel pada Februari lalu, serangan pemberontak Houthi di Laut Merah, hingga invasi Rusia ke Ukraina. Peran satelit komersial dianggap krusial dalam membantu pihak-pihak yang bertikai untuk memantau pergerakan lawan.

Artikel ini menampilkan ringkasan editorial dan kutipan singkat dengan atribusi ke sumber asli.