Harga BBM Setara Pertalite di Tetangga RI Tembus Rp33.000/Liter

Jakarta, CNBC Indonesia - Kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) terjadi di hampir seluruh negara di dunia. Hal ini tak lain dipicu oleh lonjakan harga minyak mentah dunia akibat gangguan rantai pasok di Selat Hormuz. Di Indonesia, kenaikan harga BBM berlaku "hanya" untuk sejumlah BBM non subsidi, baik bensin dan Solar/diesel. Sementara harga BBM...
Jakarta, CNBC Indonesia - Kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) terjadi di hampir seluruh negara di dunia. Hal ini tak lain dipicu oleh lonjakan harga minyak mentah dunia akibat gangguan rantai pasok di Selat Hormuz.
Di Indonesia, kenaikan harga BBM berlaku "hanya" untuk sejumlah BBM non subsidi, baik bensin dan Solar/diesel. Sementara harga BBM bersubsidi seperti bensin Pertalite (RON 90) dan Biosolar masing-masing masih dibanderol Rp 10.000 dan Rp 6.800 per liter, atau tidak mengalami kenaikan.
Hal ini terjadi karena Pemerintah Indonesia masih menanggung beban subsidi, sehingga harga BBM bersubsidi dijaga untuk tidak mengalami kenaikan.
Berbeda dengan Indonesia, negara tetangga juga turut menaikkan harga bensin RON 91 setara Pertalite. Di Australia dan Selandia Baru misalnya.