Live News
Medianasional
Ekonomi

Krisis Makin Ngeri, Ramai-Ramai Negara Minta Utang ke IMF

Sumber: CNBC3 jam lalu
Krisis Makin Ngeri, Ramai-Ramai Negara Minta Utang ke IMF

Jakarta, CNBC Indonesia - Dana Moneter Internasional (IMF) mengungkapkan sedikitnya 12 negara tengah bersiap mengajukan pinjaman baru untuk meredam dampak lonjakan harga energi dan gangguan rantai pasokan akibat perang di Timur Tengah. Kondisi ini menandakan tekanan krisis global kian dalam, terutama bagi negara berkembang. Direktur Pelaksana IMF K...

Jakarta, CNBC Indonesia - Dana Moneter Internasional (IMF) mengungkapkan sedikitnya 12 negara tengah bersiap mengajukan pinjaman baru untuk meredam dampak lonjakan harga energi dan gangguan rantai pasokan akibat perang di Timur Tengah. Kondisi ini menandakan tekanan krisis global kian dalam, terutama bagi negara berkembang.

Direktur Pelaksana IMF Kristalina Georgieva mengatakan permintaan bantuan keuangan berpotensi melonjak signifikan. Ia memperkirakan kebutuhan dukungan baru bisa mencapai US$20 miliar hingga US$50 miliar atau setara Rp340 triliun hingga Rp850 triliun (kurs Rp17.000/US$).

"Gangguan akibat perang dapat memicu permintaan dukungan keuangan baru dalam jumlah besar, baik dalam bentuk pinjaman baru maupun tambahan dari program yang sudah berjalan," ujar Georgieva dalam konferensi pers di sela Pertemuan Musim Semi IMF dan Bank Dunia di Washington, seperti dikutip Reuters, Kamis (16/4/2026).

Ia menambahkan, sebagian negara Afrika sub-Sahara telah mulai mencari bantuan. Namun, IMF belum membahas tambahan program pinjaman untuk Mesir yang saat ini memiliki fasilitas senilai US$8 miliar atau sekitar Rp136 triliun.

Artikel ini menampilkan ringkasan editorial dan kutipan singkat dengan atribusi ke sumber asli.