Selat Hormuz Tutup Lagi, Iran: Trump Terlalu Banyak Bicara

Jakarta, CNBC Indonesia - Iran kembali menutup Selat Hormuz yang menjadi lintasan strategis untuk seperlima perdagangan minyak dunia. Keputusan Iran ditengarai sikap Presiden AS Donald Trump yang tetap memberlakukan blokade angkatan laut di pelabuhan-pelabuhan Iran. Komado angkatan laut Garda Revolusi Iran (IRGC) menegaskan bahwa Selat Hormuz telah...
Jakarta, CNBC Indonesia - Iran kembali menutup Selat Hormuz yang menjadi lintasan strategis untuk seperlima perdagangan minyak dunia. Keputusan Iran ditengarai sikap Presiden AS Donald Trump yang tetap memberlakukan blokade angkatan laut di pelabuhan-pelabuhan Iran.
Komado angkatan laut Garda Revolusi Iran (IRGC) menegaskan bahwa Selat Hormuz telah kembali ke status "terbatas" seperti sebelumnya.
"Selama pergerakan kapal dari dan ke Iran masih terancam, status Selat Hormuz akan tetap seperti sebelumnya," demikian unggahan komando angkatan laut di X yang kemudian dibagikan oleh media Iran, dikutip dari Aljazeera, Sabtu (18/4/2026).
"Setiap pelanggaran komitmen oleh Amerika Serikat akan mendapat tanggapan yang sesuai," ia menuturkan.