Harga Solar Naik, Bos Toyota Ungkap Nasib Penjualan Fortuner dan Innova

Jakarta, CNBC Indonesia - Kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM), khususnya solar, kerap dikaitkan dengan potensi penurunan penjualan mobil diesel. Namun Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) menilai dampaknya tidak sesederhana itu. Di tengah kekhawatiran pasar terhadap melemahnya daya beli, Toyota melihat fenomena ini sebagai bagian dari s...
Jakarta, CNBC Indonesia - Kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM), khususnya solar, kerap dikaitkan dengan potensi penurunan penjualan mobil diesel. Namun Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) menilai dampaknya tidak sesederhana itu.
Di tengah kekhawatiran pasar terhadap melemahnya daya beli, Toyota melihat fenomena ini sebagai bagian dari siklus yang lebih luas. Perubahan harga energi justru mendorong munculnya alternatif baru.
"Kalau harga minyak 100, bioetanol sudah bisa mensubstitusi," ungkap Wakil Presiden Direktur TMMIN, Bob Azam di NICE PIK 2, Senin (20/4/2026).
Toyota melihat bahwa pasar akan selalu menemukan titik keseimbangan baru. Setiap lonjakan harga energi akan diikuti oleh adaptasi teknologi dan perilaku konsumen.